Ibunda dari aktor tampan Vino G Bastian menghembuskan napas terakhir. Kabar meninggalnya Hj Herna Debby juga telah dibenarkan oleh manajer Marsha Timothy bernama Hendra. "Betul, meninggal dunia ibunya Vino G Bastian," kata Hendra kepada Liputan6.com melalui sambungan telepon, Selasa (7/1/2020).
Meski tak merasa terbebani, Vino G Bastian mengungkapkan tantangannya memerankan karakter Buya Hamka. Salah satunya adalah penyampaian karakter mengenai sosok Buya Hamka sampai ke penonton. "NggakDalam film GAMPANG CUAN, Anya Geraldine dan Vino G Bastian diharuskan lancar berbahasa Sunda lengkap dengan cara penyampaian yang khas. Untuk itu keduanya berlatih sebelum syuting dibantu oleh dialect coach. "Kalau untuk dialog bahasa Sunda karena kita kan bukan orang Sunda, jadi harus belajar dibantu coach," kata Vino.Perbesar. Wiro Sableng (Lifelike Pictures) Liputan6.com, Jakarta Tahun lalu film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sukses mengumpulkan 1,5 juta penonton lebih. Film yang dibintangi Vino G. Bastian ini menjadi terlaris ke-8 di tangga box office Indonesia. Yang bikin Vino G. Bastian makin bangga, Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Momen itu terjadi ketika sutradara film Gampang Cuan, Rahabi Mandra, meminta Vino G. Bastian dan Anya Geraldine melakukan suatu adegan. Adegan itu menggambarkan Bilqis memukul Sultan. Sebelum syuting, Vino dan Anya berlatih adegan tersebut saat proses reading. "Tiba-tiba pas lagi nyontohin, dia [Anya] nonjok beneran, jadi ekspresinya beneran.