Soalberbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal 40 butir dilengkapi dengan kunci jawaban. Himpunan bilangan cacah genap antara 2 dan 10 adalah . a. {4, 6, 8} b. {3, 5, 7, 9} {bilangan cacah kurang dari 1} d. {bilangan ganjil yang habis dibagi 2} Soal nomor 8. Berikut ini yang bukan merupakan himpunan bagian dari K = {1, 2, 3} MatematikaALJABAR Kelas 11 SMABarisanPola BarisanPola BarisanBarisanALJABARMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0202Pada awal bekerja, Pak Amat mempunyai gaji awal bekerja, Pak Amat mempunyai gaji duduk dalam sebuah gedung pertunjukan diatur mulai...Tempat duduk dalam sebuah gedung pertunjukan diatur mulai...0231Dalam suatu acara lomba lari maraton, seorang peserta lom...Dalam suatu acara lomba lari maraton, seorang peserta lom...0159Pola bilangan untuk barisan 44,41,38,35,32, ... memenuhi ...Pola bilangan untuk barisan 44,41,38,35,32, ... memenuhi ...

Nahbegitu juga jika anda ingin menampilkan deret bilangan genap dari 1 - 20, atau dari 1 - 50, atau cara menampilkan bilangan genap dari 1 - 30, free!!!. Tentukan sendiri batas angkanya. Baiklah kita langsung membuat script atau coding program java dalam menampilkan bilangan genap 2 4 6 8 10.

Mahasiswa/Alumni Universitas Galuh Ciamis04 Maret 2022 1609Halo Amanda, jawaban untuk soal ini adalah Soal tersebut merupakan materi barisan aritmatika. Barisan Aritmatika Un adalah barisan bilangan yang memiliki pola yang tetap. Sedangkan Sn adalah jumlah n suku pertama. Perhatikan perhitungan berikut ya. Ingat! Rumus mencari suku ke-n atau Un Un = a + n-1b dengan Un = suku ke-n U1 = a = suku ke-1/ pertama n = banyak suku pada barisan aritmatika Rumus mencari Sn Sn = n/2 a + Un Sn = jumlah suku ke-n n = banyak suku pada barian aritmatika Un = suku ke-n Ditanyakan, Jumlah bilangan genap antara 1 dan 101 yang tidak habis di bagi 3 adalah Dijawab, Bilangan asli antara 1 dan 101 yang tidak habis dibagi 3, artinya merupakan bilangan genap contoh 2 , 4 , 6 tidak akan habis diabi 3 diperoleh bilangan terkecil antara 1 dan 101 yang tidak habis dibagi 3 adalah 2 a = U1 = 2 bilangan terbesar antara 1 dan 101 yang tidak habis dibagi 3 adalah 100 maka suku terakhir Un = 100. Karena tidak habis dibagi 3 maka barisan aritmatika merupakan barisan dengan beda = 2 U1 = a =2 b = 2 Un = 100 Mencari banyaknya suku n Un = a + n-1b 100= 2 + n-1 2 100 = 2 + 2n -2 100 = 2n + 0 100 = 2n n = 100/2 n = 50 Banyaknya suku adalah 50, kemudian cari jumlah 50 suku pertama S50 = 50 /2 a + Un = 25 2 + 100 = 25 102 = karena pada barisan bilangan, 2 , 4 ,6, 8... terdapat kelipatan 3 yaitu 6, 12, 15, 18..... maka dicari kelipatan 3 pada barisan bilangan 2 , 4, 6, 8, ... bilangan terkecil antara 1 dan 101 yang habis dibagi 3 adalah 6 a = U1 =6 bilangan terbesar antara 1 dan 101 yang habis dibagi 3 adalah 96 maka suku terakhir Un = 96. Karena habis dibagi 3 maka barisan aritmatika merupakan barisan dengan beda = 6 U1 = a =2 6 b = 6 Un = 96 Mencari banyaknya suku n Un = a + n-1b 96 = 6 + n-1 6 96 = 6 + 6n -6 96 = 6n + 0 96= 6n n = 96/6 n = 16 Banyaknya suku adalah 50, kemudian cari jumlah 50 suku pertama S16 = 16 /2 6 + 96 = 8102 = 816 jumlah bilangan genap antara 1 dan 101 yang tidak habis di bagi 3 adalah = - 816 = Sehingga dapat disimpulkan bahwajumlah bilangan genap antara 1 dan 101 yang tidak habis di bagi 3 adalah adalah Terima kasih sudah bertanya, semoga bermanfaat. Terus gunakan Roboguru sebagai teman belajar kamu yaŸ˜Š
81: 2 = 40,5 (tidak habis dibagi 2, karenan menghasilkan bilangan pecahan desimal) 81 tidak berakhiran dengan angka 0, 2, 4, 6, 8 Maka angka 81 bukan bilangan genap (merupakan bilangan ganjil) Contoh Bilangan Genap Bilangan genap positif N = {2, 4, 6, 8, 10, } Bilangan genap negatif N = {, -10, -8, -6, -4, -2} Bilangan genap antara 1 dan 10
– Dalam ilmu matematika, ada berbagai jenis bilangan. Seperti bilangan asli, bilangan bulat, bilangan ganjil, bilangan genap, bilangan cacah, bilangan prima, bilangan rasional dan bilangan rasional. Pada materi kali ini kita akan menjawab beberapa soal tentang jenis-jenis bilangan berikut penjelasannya. Contoh soal 1 menentukan bilangan genap Jumlah bilangan genap di antara 1 dan 30 adalah …Jawaban Melansir dari Cuemath , bilangan genap adalah bilangan yang dapat dibagi dua kelompok atau pasangan yang sama dan habis dibagi 2. Sehingga, kita harus mencari bilangan di antara 1 dan 30 yang bisa dibagi dua. 1 bukanlah bilangan genap karena tidak bisa dibagi dua. Bilangan genap dimulai dengan 2, karena 2 habis dibagi 2. Bilangan genap selanjutnya adalah kelipatan 2 yaitu 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22, 24, 26, dan 28 ada 14 bilangan .Baca juga Macam-Macam Bilangan dan Pengertiannya Angka 30 adalah bilangan genap, namun tidak dihitung karena hanya menghitung bilangan di antara 1 dan 30. Sehingga, jumlah bilangan genap antara 1 dan 30 adalah 4 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 +18 + 20 + 22 + 24 + 26 + 28 = 210 Atau bisa juga dihitung menggunakan rumus deret aritmatika sebagai berikut NURUL UTAMI Cara menghitung jumlah bilangan genap Contoh soal 2 menentukan bilangan bulat Jumlah bilangan bulat dari 5 sampai 25 yang tidak habis dibagi 4 adalah … Jawaban
Adaberapa bilangan bulat prima atau genap antara 1 sampai 100 (inklusif) yang tidak dapat dibagi 5? a. 63 b. 64 c. 65 d. 66 Bilangan Harshad didefinisikan sebagai bilangan yang habis dibagi oleh hasil penjumlahan setiap digit dari bilangan itu sendiri. Contohnya bilangan 18, karena 18 habis dibagi oleh 9. c. 40 d. 41 e. 42. Jawab
1. Jumlah semua bilangan asli diantara 1 dan 100 yang habis dibagi 4 tetapi tidak habis dibagi 3 adalah …. A. 432 B. 768 C. 786 D. 1200 E. 1218 Soal ini masuk ke dalam B. Kemampuan Numerik. Bilangan antara 1 dan 100 yang berarti 1 dan 100 tidak ikut dihitung yang habis dibagi 4 4, 8, 12, …, 96 Ini termasuk ke dalam deret Aritmetika, dengan a suku pertama = 4, b beda = 4, dan suku terakhir Un = 96. dimana, Un = a + n-1b 96 = 4 + 4n – 4 4n = 96 n = 24 Sn = n/2 a + Un S24 = 24/2 4 + 96 S24 = = 1200 ——————————– Bilangan antara 1 dan 100 yang habis dibagi 3 yaitu 3, 6, 9, 12, …, 99. karena soal diminta tidak habis dibagi 3, kita harus mencari bilangan habis dibagi 3 dan sekaligus bilangan dapat dibagi 4, untuk mengurangi hasil jumlah bilangan habis dibagi 4 sehingga didapatlah β€œbilangan yang habis dibagi 4 tetapi tidak habis dibagi 3” KPK antara bilangan 4 dan 3 yaitu 12 sehingga barisan bilangan habis dibagi 3 yang juga bilangan habis dibagi 4 adalah sbb 12, 24, 36, …, 96. dengan a = 12, b = 12, Un = 88 Un = a + n-1b 96 = 12 + 12n – 12 12n = 96 n = 8 Sn = n/2 a + Un S8 = 8/2 12 + 96 S8 = 4 . 108 = 432 Jadi, Jumlah semua bilangan asli diantara 1 dan 100 yang habis dibagi 4 tetapi tidak habis dibagi 3 adalah 1200 – 432 = 768 jawaban B. 768 2. Indonesia – Australia = 12 – 36, Sulawesi – Jeneponto = … A. -88 B. -13 C. -24 D. 3 E. 44 Pembahasan INDONESIA – AUSTRALIA [Konsonan – Vokal] – [Konsonan – Vokal] [14 + 4 + 14 + 19] – [9 + 15 + 5 + 9 + 1] – [19 + 20 + 18 + 12] – [1 + 21 + 1 + 9 + 1] [51] – [39] – [69] – [33] 12 – 36 SULAWESI – JENEPONTO [Konsonan – Vokal] – [Konsonan – Vokal] [19 + 12 + 23 + 19] – [21 + 1 + 5 + 9] – [10 + 14 + 16 + 14 + 20] – [5 + 5 + 15 + 15] [73] – [36] – [74] – [40] 37 – 34 = 3 Jadi, jawab D. 3 3. Ibrahim = 8, Ismail = 7. Nilai Ramdani = … A. 8 B. 7 C. 24 D. 59 E. 44 Pembahasan IBRAHIM -> Terdiri dari 7 huruf = 8. Berarti 7 + 1 = 8 ISMAIL -> Terdiri dari 6 huruf = 7. Berarti 6 +1 = 7 RAMDANI -> Terdiri dari 7 huruf = … Berarti 7 +1 = 8 Jawaban A. 8 4. Dea = 10, Duta = 46. Nilai Crosby = … A. 75 B. 69 C. 82 D. 39 E. 94 Pembahasan D = 4 E = 5 A = 1 DEA = 4 + 5 + 1 = 10 D = 4 U = 21 T = 20 A = 1 DUTA = 4 + 21 + 20 + 1 = 46 CROSBY = 3 + 19 + 15 +19 + 2 + 25 = 82 Jadi, jawab adalah C. 82 5. Berat jenis air yang paling besar adalah pada suhu… A. 0 derajat B. 100 derajat C. 4 derajat D. 273 derajat E. -4 derajat Pembahasan Misteri air terungkap ketika para ilmuwan fisika mempelajari tentang suhu dan kalor. Mereka mengamati, bahwa semua zat akan memuai jika dipanaskan. Tetapi air mempunyai keanehan dalam hal ini. Air ternyata malah menyusut jika dipanaskan dari suhu 0 ke 4 derajat Celsius. Ketika air menyusut massa air tetap, sedangkan volumenya berkurang, sehingga massa jenis air akan bertambah. Ingat massa jenis = massa/volume Sifat anomali air adalah keanehan air yang menyusut ketika dipanaskan antara suhu 0 sampai 4 derajat Celsius. Massa jenis air terbesar diperoleh pada suhu 4 derajat Celsius, karena pada suhu ini air memiliki volume yang paling kecil. Berat jenis adalah perbandingan relatif antara massa jenis sebuah zat dengan massa jenis air murni. Air murni bermassa jenis 1 g/cmΒ³ atau 1000 kg/mΒ³. Berat jenis tidak mempunyai satuan atau dimensi. Berat jenis mempunyai rumusn atau w/v dengan satuan n/m^3 dengan m = massa, g = gravitasi, v = volume dan w = weight berat. Dapat disimpulkan berat jenis sebanding dengan massa jenis. Sehingga, berat jenis air yang paling besar adalah pada suhu 4 derajat Jawab C. 4 derajat 6. 1 – 3 – 5 – 15 – 17 – …. – … A. 19, 21 B. 31, 37 C. 51, 53 D. 20, 32 E. 21,34 Pembahasan 1 x 3 = 3 β€”- 3+2 = 5 5 x 3 = 15 β€”- 15+2 = 17 17 x 3 = 51 β€”- 51+2 = 53 53 x 3 = 159 β€”- 159+2 = 161 Jadi, jawab adalah C. 51, 53 7. 8 – 32 – 16 – 24 – … A. 128, 64 B. 64, 128 C. 72, 120 D. 120, 72 E. 123,74 Pembahasan 8 x 2 = 16 [2] 8 x 3 = 24 [3] 8 x 4 = 32 q q –> r β€”β€”β€” Kesimpulan p –> r Jika nasi goreng disajikan, maka buah-buahan disajikan. Akan tetapi kesimpulan tersebut tidak ada pada option jawaban, sehingga yang kita cari adalah pernyataan yg ekuivalen atau setara dgn p–> r Sehingga p –> r = ~r –> ~p Ekuivalensi atau setara. ini juga menjadi rumus kontraposisi Jadi kesimpulannya p –> r = ~r –> ~p = Jika buah-buahan tidak disajikan maka nasi goreng tidak disajikan ============================== =================== Rumus ekuivalensi pernyataan setara yang perlu teman-teman ingat p –> q = ~p V q = ~q –> ~p 9. MENGUAP … = … SAKIT A. panas badan B. lelah – dokter C. mengantuk – demam D. tidur – istirahat E. tempat tidur – obat Pembahasan Buat menjadi sebuah kalimat Menguap tanda mengantuk, sedangkan demam tanda sakit Jawab C. mengantuk – demam 10. Bu Revi membagikan tanah warisan sebnyak 5 ha. kepada 5 org anaknya. Rana mendapat 26% tanah, Rini mendapat 85 are, Reni mendpat 12/15 dr Rani, Rina mendapatkan dua kali dr Rani. Siapa yang lebih kaya dari Rini? A. Rana dan Reni B. Rana dan Rani C. Rana dan Rina D. Rina dan Reni E. Hanya Rana saja Pembahasan 5 ha = 500 are Rana = 26% . 500 are = 130 are Rini = 85 are Reni = 12/15 . Rani Rina = 2 . Rani Rani = Rani Reni Rani Rina = 12 15 30 = 4 5 10 Reni = 4/19 . 285 = 60 Rani = 5/19 . 285 = 75 Rina = 10/19 . 285 = 150 Jadi, yang lebih kaya dari Rini adalah Rana dan Rina. Jawab C. Rana dan Rina 11. Antonim insinuasi A. Terang2an B. Caci-maki C. Rayuan D. Pujian E. Sembunyi-sembunyi Pembahasan inβ€’siβ€’nuβ€’aβ€’si n tuduhan tersembunyi, tidak terang-terangan, atau tidak langsung; sindiran; Jadi, antonim lawan makna/lawan kata dari insiuasi adalah A. Terang2an 12. Jika x = 2y, y = 3z, dan x y z = 3888, maka A. x 8 x 7 = 56 7 adalah 42 -> 7 x 6 = 42 6 adalah 30 -> 6 x 5 = 30 5 adalah 20 -> 5 x 4 = 20 4 adalah 12 -> 4 x 3 = 12 3 adalah -> 3 x 2 = 6 jadi, jawab adalah B. 6 15. Amir punya uang setengah uang Budi. Jika Budi memberi 500 ke Amir, maka Amir punya uang 400 lebih sedikit dari Budi. Berapa jumlah uang mereka? A. 2300 B. 2700 C. 4200 D. 4800 E. 5100 Pembahasan B = x -> x – 500 A = 1/2 x -> 1/2x + 500 A – B = 400 x – 500 – 1/2x + 500 = 400 1/2x – 1000 = 400 1/2x = 1400 A x = 2800 B Sehingga A = 1400 + 500 = 1900 Sehingga B = 2800 – 500 = 2300 Jumlah uang mereka adalah A + B = 1900 + 2300 = 4200 jawab adalah C. 4200 16. Kuman penyakit = Api A. Arang B. Panas C. Merah D. Kebakaran Pembahasan untuk mudahnya, buat menjadi sebuah kalimat, Kuman menyebabkan penyakit, sedangkan Api menyebabkan kebakaran Jadi, jawab adalah D. Kebakaran 17. Seorang pedagang menjual kain dengan harga 80 ribu dan memperoleh laba 25% dari harga beli. Berapakah harga beli kain? A. 100 rb B. 96 rb C. 64 rb D. 80 rb E. 120 rb Pembahasan ini dengan melogikan saja sudah bisa menjawab. Harga beli pasti lebih rendah di banding kan harga Jual kan untuk laba? Harga jual saja 80 ribu, pasti harga belinya dibawah 80 ribu. dan ternyata opsi dibawah 80 ribu cuma 1, ya udah itu jawabnya
AchmadBagus Krishna N Blognya Anak Kembar
Sejak duduk dibangku SD, siswa sudah dikenalkan dengan operasi matematika salah satunya adalah pembagian. Dalam menjawab soal yang ada kaitannya dengan pembagian terkadang bisa saja menjadi bingung apakah bilangan tersebut habis terbagi atau tidak? Apa lagi jika bilangan yang akan dibagi adalah bilangan ribuan atau jutaan. Terkadang juga dalam menyelesaikan suatu permasalahan/soal dalam matematika, kita harus bisa mengenali hal-hal yang paling dasar. Bilangan bulat memang terlihat sangat simpel, tetapi jika kita telusuri lebih dalam lagi ada sesuatu yang menarik yang bisa kita pelajari. Suatu bilangan yang bisa habis dibagi oleh bilangan-bilangan yang lain, perlu kita samakan persepsi bahwa habis dibagi itu maksudnya adalah jika suatu bilangan dibagi oleh bilangan lain maka hasilnya tidak memberikan sisa atau sisanya adalah nol. Berikut pembahasan ciri-ciri bilangan yang habis dibagi 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. A. Bilangan Habis di bagi 2 Bilangan ini mempunyai ciri bilangan yang satuannya genap 0, 2, 4, 6, dan 8. Contoh Apakah 68 habis dibagi 2? Habis. Karena 68 merupakan bilangan genap. Rumus bilangan genap adalah 2n untuk n sembarang bilangan bulat. Sedangkan bilangan ganjil adalah 2n-1 untuk sembarang n bilangan bulat. Sedangkan untuk bilangan 68 memenuhi rumus bilangan genap, maka 68 habis dibagi 2. 68 2 = 34. B. Bilangan Habis di bagi 3 Bilangan ini akan memiliki ciri jumlah digitnya habis dibagi 3. Contoh Apakah 213 habis dibagi 3? Habis. sebab bilangan 213 jika dijumlahkan ke tiga digitnya akan menjadi 2 + 1 + 3 = 6, sedangkan 6 adalah habis dibagi 3. C. Bilangan Habis di bagi 4 Bilangan ini mempunyai ciri dua digit terakhir habis dibagi 4. Contoh Apakah 324 habis dibagi 4? Habis. Sebab dua digit terakhir yaitu 24 habis dibagi 4. Sehingga 324 habi dibagi 4. Bagaimana dengan 2006 apakah habis dibagi 4? Tentu tidak, karena 06 tidak habis dibagi 4. D. Bilangan Habis di bagi 5 Bilangan ini mempunyai ciri yang satuannya 0 atau 5. Contoh Apakah habis dibagi 5? Habis, sebab angka satuannya adalah 5.ini sangat mudah sekali E. Bilangan Habis di bagi 6 Bilangan ini mempunyai ciri jika bilangan genap yang jumlah angka-angkanya habis dibagi 3. Atau bilangan yang habis dibagi 3 dan habis juga dibagi 2. Contoh Apakah 234 habis dibagi 6? Sekarang kita perhatikan jumlah angka-angkanya 2 + 3 + 4 = 9, dan 9 habis dibagi 3. Karena habis dibagi 3. Karena jumlah angka-angkanya habis dibagi 3 dan bilangan itu genap, maka 234 habis dibagi 6. F. Bilangan Habis di bagi 7 Bilangan ini bila dibagian satuan dikalikan 2 dan menjadi pengurangan dari bilangan yang tersisa yang jika hasilnya habis dibagi 7 maka bilangan itu adalah habis dibagi 7. Contoh Apakah habis dibagi 7? Kita pisahkan 6 satuannya, kemudian 523 - 6x2 = 511. Apakah 511 habis dibagi 7? 51 - 1 x 2 = 49. Karena 49 habis dibagi 7, maka habis dibagi 7. G. Bilangan Habis di bagi 8 Bilangan ini bila bilangan tiga digit terakhir habis dibagi 8. Contoh Apakah habis dibagi 8? Tiga digit terakhir yaitu 125, dan 125 habis dibagi 8. Sehingga habis dibai 8. Bagaimana dengan 56? Tidak jadi masalah karena 56 = 056, sehingga tiga digit terakhirnya 056 , dan 56 habis dibagi 8. Sehingga 56 habis dibagi 8. H. Bilangan Habis di bagi 9 Bilangan ini mempunyai ciri jumlah digit-digit angkanya habis dibagi 9. Contoh Apakah 819 habis dibagi 9? Coba hitung jumlah digit-digitnya yaitu 8 + 1 + 9 = 18. Dan 18 ternyata habis dibagi 9, sehingga bilangan 819 adalah habis dibagi 9. Baca juga Permainan Matematika KPK dan FPB Konsep Hitung Pembagian Pecahan Demikianlah ciri-ciri bilangan yang habis dibagi 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. "Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca" 4bukan bilangan prima karena dapat dibagi 2 6 bukan bilangan prima karena dapat dibagi 3 8 bukan bilangan prima karena dapat dibagi 4 9 bukan bilangan prima karena dapat dibagi 3 adalah bilangan prima kurang dari 20 yaitu (2,3,5,7,11,13,17,19) B = {2,3,5,7,11,13,17,19}maka n(B)/jumlah B adalah 8 Daftar Pustaka: Adinawan, M. Cholik Ingat kembali -suku ke-n deret aritmatika -rumus jumlah suku pertama Pertama kita tentukan semua jumlah bilangan antara 1 sampai 50, maka Maka diperoleh Selanjutnya kita tentukan jumlah bilangan yang anatar 1 sampai 50 yang habis dibagi 3, dengan bilangan terkecil adalah 3 dan bilangan terbesar adalah 48. Sehingga diperoleh Kita tentukan banyaknya suku pada barisan tersebut Sehingga diperoleh Sehingga diperoleh jumlah semua bilangan bulat di antara 1 sampai 50 yang tidak habis dibagi tiga Dengan demikian,jumlah semua bilangan bulat di antara 1 sampai 50 yang tidak habis dibagi tigaadalah 816 Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B. ProgramPython Contoh Perulangan Bilangan Genap 2 4 6 8 10. Bilangan genap adalah bilangan yang habis dibagi dengan 2, atau biasa disebut sisa baginya adalah 0. Jadi pada program python kali ini ialah program untuk menampilkan bilangan genap dari 2,4,6,8,10. Pada artikel lainnya sudah ada dalam program c++. Waktu kita membagi kadang bingung, dengan angka yang banyak, bisa dibagi atau tidak ya. Sebenarnya ada cara yang mudah untuk mengetahuinya dan ga perlu menghitung dan mikir terlalu lama. Mau tahu, baca sampai selesai. BILANGAN HABIS DIBAGI 2 Suatu bilangan habis dibagi 2, ciri-cirinya adalah bilangan yang berakhiran berangka satuan 0, 2, 4, 6, 8. Dengan kata lain bilangan itu adalah bilangan genap. Contoh apakah 74 habis dibagi 2? Karena 74 merupakan bilangan genap Ingat rumus untuk bilangan genap. Rumus untuk bilangan genap adalah 2k untuk sebarang k bilangan bulat. Sedangkan untuk bilangan ganjil yaitu 2k-1 untuk sebarang k bilangan bulat. Karena 74 memenuhi rumus bilangan genap, maka 74 habis dibagi 2. BILANGAN HABIS DIBAGI 3 Suatu bilangan habis dibagi 3 apabila jumlah digit-digitnya habis dibagi 3. Contoh Apakah 213 habis dibagi 3? Karena 2 + 1 + 3 = 6 habis dibagi 3. Maka bilangan itu 213 habis dibagi 3. BILANGAN HABIS DIBAGI 4 Suatu bilangan dapat dibagi 4 apabila dua digit terakhir habis dibagi 4. Contoh Apakah 324 habis dibagi 4? Dua digit terakhir yaitu 24. Dan 24 habis dibagi 4. Sehingga 326 habis dibagi 4. Apakah 2006 habis dibagi 4? Tidak. Karena dua angka terahirnya yaitu 06. Sedangkan 06 tidak habis dibagi 4. Sehingga 2006 tidak habis dibagi 4. BILANGAN HABIS DIBAGI 5 Apabila bilangan tersebut berakhiran 0 atau 5 maka habis dibagi 5. Contoh Apakah 3255 habis dibagi 5? Digit terakhir adalah 5. Sehingga 3255 habis dibagi 5. BILANGAN HABIS DI BAGI 6 Ciri Bilangan yang habis dibagi 6 adalah bilangan yang habis dibagi 3 dan habis dibagi 2. Contoh apakah 234 habis dibagi 6? Karena 2 + 3 + 4 = 9 habis dibagi 3 dan bilangan itu genap. Maka 234 habis dibagi 6. BILANGAN HABIS DI BAGI 7 Bila satuannya dikalikan 2, dan menjadi pengurang dari yang tersisa dimana hasilnya habis dibagi 7, maka bilangan itu habis dibagi 7. Contoh apakah 5236 habis dibagi 7? Kita pisahkan 6 satuannya, kemudian 523 – 6 Γ— 2 = 511. Apakah 511 habis dibagi 7? 51 – 1 x 2 = 49. Karena 49 habis dibagi 7 maka 5236 habis dibagi 7. BILANGAN HABIS DI BAGI 8 Apabila tiga digit terakhir habis dibagi 8. Contoh apakah 3125 habis dibagi 8? Tiga digit terakhir yaitu 125 habis dibagi 8. Sehingga 3125 habis dibagi 8. BILANGAN HABIS DI BAGI 9 Apabila jumlah angka-angkanya habis dibagi 9 maka bilangan tersebut habis dibagi 9. Contoh apakah 819 habis dibagi 9? Jumlah digit-digitnya yaitu 8 + 1 + 9 = 18 habis dibagi 9 sehingga 819 habis dibagi 9. BILANGAN HABIS DI BAGI 10 Jika angka satuannya adalah 0 maka bilangan tersebut habis dibagi 10. Contoh apakah 8190 habis dibagi 10? Angka satuan=0, maka 8190 habis dibagi 10. BILANGAN YANG HABIS DI BAGI 11 Bilangan habis dibagi 11 yaitu jika bilangan tersebut merupakan kelipatan 11. Ciri bilangan habis dibagi 11 yaitu jika jumlah digitnya yang berganti tanda habis dibagi 11. Contohnya Apakah 1234 habis dibagi 11? Maka yang kita lakukan adalah sebagai berikut. Karena 4 – 3 + 2 – 1 = 2 tidak habis dibagi 11, maka 1234 juga tidak habis dibagi 11. Apakah 803 habis dibagi 11? Karena 3 – 0 + 8 = 11 habis dibagi 11 maka 803 habis dibagi 11. BILANGAN YANG HABIS DIBAGI 13 Ciri bilangan habis dibagi 13 adalah bilangan asal dipisahkan satuannya kemudian dikalikan 9 multiplier dari 13. Dan bilangan yang setelah dipisahkan tadi dikurangi dengan 9 kali bilangan satuannya. Misalnya bilangan awal kita adalah abcdefg, maka ciri bilangan habis dibagi 13 adalah abcdef – 9g. Jika hasilnya habis dibagi 13, maka bilangan semula juga habis dibagi 13. Contoh Apakah 3419 habis dibagi 13? 341 – 99 = 341 – 81 = 260. Karena 260 habis dibagi 13, maka 3419 habis dibagi 13. Kita coba angka yangg lebih besar. Misal Apakah 12818 habis dibagi 13? 1281 – 98 = 1281 – 72 = 1209 120 – 99 = 120 – 81 = 39. 39 habis dibagi 13, maka 12818 habis dibagi 13. BILANGAN HABIS DI BAGI 15 Apabila angka satuannya adalah 0 atau 5 maka bisa dibagi 5. Jumlah angkanya habis dibagi 3. Contoh apakah 8190 habis dibagi 15? Angka satuan=0, Jumlah angkanya= 8+1+9+0=18 habis dibagi 3, maka 8190 habis dibagi 15. BILANGAN YANG HABIS DIBAGI 17 Ciri bilangan habis dibagi 17 adalah jika bilangan tersebut dipisahkan antara satuannya dan sisa angkanya, dimana jika sisa angkanya dikurangi dengan 5 kali satuannya habis dibagi 17. Contohnya apakah 153 habis dibagi 17? Langkah pertama yaitu memisahkan bilangan tersebut dengan satuannya. 153 menjadi 15 dan 3. Kemudian kita lakukan langkah pada syarat tersebut. 15 – 35 = 0. Karena 0 habis dibagi 17, maka 153 juga habis dibagi 17. Contoh lain yang lebih panjang yaitu apakah 5338 habis dibagi 17? Kita lakukan langkah-langkah yang telah diberikan sebelumnya. 533 – 85 = 493 49 – 35 = 34 Karena 34 habis dibagi 17, maka 5338 habis dibagi 17. BILANGAN HABIS DIBAGI 19 Ciri bilangan habis dibagi 19 yaitu jika satuannya dikalikan dua dan ditambahkan pada angka sisa angka semula yang dibuang satuannya habis dibagi 19. Contoh Apakah 209 habis dibagi 19? Secara perhitungan biasa, 209 habis dibagi 19. Karena 19 x 11 adalah 209. Sekarang bagaimana jika kita menggunakan ciri bilangan habis dibagi 19 menggunakan cara yang telah disebutkan di atas. Kita perhatikan angka 209. Angka tersebut satuannya kita pisah. Diperoleh angka-angka baru yaitu 20 dan 9. Kemudian langkah selanjutnya yaitu angka satuan kita kalikan dua dan kita jumlahkan dengan angka yang lain yang telah dipisah tadi. Diperoleh, 20 + 92 = 28. Karena 38 habis dibagi 19, maka bilangan asal tadi juga habis dibagi 19. Sehingga, 209 habis dibagi 19. Kita lanjutkan untuk contoh dengan angka yang lebih besar. Apakah 9937 habis dibagi 19? Kita lakukan langkah-langkah yang telah diberikan tadi. 933 + 72 = 1007. Tentunya sekarang kita dapatkan angka yang lebih kecil. Untuk mengecek apakah 1007 habis dibagi 19, maka kita lakukan langkah yang sama. Dengan cara yang sama, 100 + 72 = 144. Kita lanjutkan dengan mengecek apakah 114 habis dibagi 19. Kita peroleh, 11 + 42 = 19. Karena 19 habis dibagi 19, maka 114 habis dibagi 19. Dan diperoleh 1007 habis dibagi 19. Dan akhirnya 9937 juga habis dibagi 19. Tentukanjumlah semua bilangan yang habis dibagi 2 dan 5 antara 50 sampai 100Jawaban : Pembahasan : Tentukan semua jumlah bilangan asli antara 1 dan 200 yang habis dibagi 3 dan 5. Jawaban : Suke ke-5 suatu deret aritmatika sama dengan 40 dan suku ke-8 deret itu sama dengan 25. a) Tentukan suku pertama dan beda deret aritmatika

Pengguna Brainly Pengguna Brainly Bab Bilangan GenapMatematika SD Kelas VIBilangan genap adalah bilangan yang habis dibagi 2Bilangan genap yang habis dibagi 4 adalah kelipatan 4Bilangan genap antara 1 dan 40 yang habis dibagi 4 = { 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, 36 }

YZwmgo.
  • znyplsi7c6.pages.dev/90
  • znyplsi7c6.pages.dev/278
  • znyplsi7c6.pages.dev/207
  • znyplsi7c6.pages.dev/464
  • znyplsi7c6.pages.dev/286
  • znyplsi7c6.pages.dev/303
  • znyplsi7c6.pages.dev/352
  • znyplsi7c6.pages.dev/227
  • bilangan genap antara 1 dan 40 yang habis dibagi 4